Robbie Fowler
ada tahun 1997, striker kesebelasan Liverpool, Robbie Fowler, dipandang sebagai seseorang yang baik dimata para pendukung sepakbola dengan meminta wasit untuk membatalkan keputusan wasit memberikan dirinya tendangan penalti.
Sekali lagi, Robbie Fowler membuktikan juga bahwa dirinya seseorang yang baik bagi para pendukung aliran politik kekirian. Setelah Liverpool selesai bertanding melawan SK Brann dari Norwegia, Fowler membalik seragamnya untuk menunjukan slogan yang mendukung aksi mogok para pekerja dermaga Liverpool
Akibat yang dilakukannya, Fowler didenda sebesar 900 Poundsterling untuk dukungan politik yang ia berikan. Hingga sekarang, representasi UEFA merasa bahwa denda yang diberikan kepada Robbie Fowler aneh dan tidak fair.




